Gulat Kota Cirebon Siap Tempur Di Babak Utama Porda
KESAMBI,-
Sebanyak 23 pegulat Kota Cirebon dipastikan berhak berlaga di babak utama Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jawa Barat (Jabar) 2018, setelah sukses melewati babak kualifikasi (BK) di GOR Padjajaran Bandung, Jumat-Minggu (15-17/12/2017).
Ketua Pembinaan dan Prestasi (Binpres) Pengurus Cabang (Pengcab) Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Kota Cirebon, Atep Kosasih, menyebutkan, dari 25 pegulat yang mengikuti BK, hanya dua orang yang gagal berlaga di Porda. Kemudian dari 22 pegulat yang lolos, empat diantaranya berhasil meraih medali emas, yakni Dewi Atiya, Feri Budiawan, Mahari dan Aya. Sedangkan yang lainnya memperoleh empat perak dan delapan perunggu.
“Terimakasih atas doa, dukungan dan bantuannya kepada atlet PGSI. Sehingga bisa meraih hasil yang maksimal. Saya harap kepada atlet yang lolos agar terus berlatih, sehingga memiliki kesempatan bisa meraih emas di Porda,” katanya.
Setelah BK Porda, lanjut Atep, pihaknya akan terus memantau perkembangan para atlet. Agar mereka tetap berkonsentrasi untuk memantapkan kemampuannya sehingga bisa memiliki peluang meraih emas pada Porda 2018.
“Semua atlet harus memiliki jam terbang, dan melakukan fitnes. Kemampuan atlet akan harus terus dilatih secara disiplin agar bisa lebih matang lagi sesuai program yang dibuat,” tuturnya.
Sementara itu, pegulat putri peraih emas, Dewi Atiya mengaku senang dengan hasil perjuangannya di BK Porda, setelah menumbangkan pegulat putri asal Kota Tasikmalaya, Lutfi pada babak final.
“Tapi saya tak boleh lengah, hasil ini akan terus ditingkatkan lagi kemampuannya. Sehingga bisa meraih emas untuk Kota Cirebon,” kata pegulat yang disiapkan untuk berlaga di Asian Games 2018, di Jakarta ini. (Ali)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar