Jumat, 22 Desember 2017

Atletik Kota Cirebon Loloskan 10 Nomor ke Porda

KESAMBI,.-

Tim atletik Kota Cirebon meloloskan 10 nomor untuk berlaga di Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jawa Barat 2018. Hasil babak kualifikasi (BK) ini membuka peluang untuk meraih prestasi minimal bisa mempertahankan pencapaian di Porda sebelumnya.

Manajer tim atletik Kota Cirebon, Agus Muharam, Minggu (19/11/2017) menyebutkan,  nomor lomba yang berhak mengikuti Porda  yakni jalan cepat 10.000 meter putra atas nama Margono, lari 5.000 meter putri atas nama Abigail, lompat tinggi putri atas nama Alda, dan lari 100 dan 200 meter putra yang diraih Robby.

Kemudian  lari 800 meter putri atas nama Nurmala, lompat jangkit putri yang diraih Rika Diana Ranik, estafet 4 × 100 meter putra atas nama Anggi, Karnoto, Sukarya dan Robby, estafet 4 × 400 meter putra atas nama, Lingga, Karnoto, Sujarya dan Fahri, serta estafet 4 × 400 meter putri atas nama Ramu Wulan, komala, Fatimah dan Abigail.

Kemudian menghadapi babak utama Porda, pihaknya akan mengenjot kemampuan dua atlet andalan Kota Cirebon,  Abigail dan Margono yang tidak masuk tiga besar di BK, melalui latihan intensif. Agar bisa kembali mencapai performa terbaik mereka, sehingga bisa memberikan kontribusi besar terhadap prolehaan medali.

“Kalau saya tidak salah lihat, Margono ada di peringkat 5 dan Abigail di peringkat 4 di BK. Setelah kejuaraan lari 10 km di Bali beberapa bulan lalu, Abigail tidak pernah latihan lagi, karena konsentrasi menyelesaikan skripsi kuliahnya yang harus selesai akhir Desember 2017. Sementara Margono lebih banyak mengikuti kejuaraan lari maraton di berbagai daerah. Sehingga menjadi tugas kami untuk memotivasi keduanya agar kembali berkonsentrasi pada latihan demi memperoleh hasil sesuai target di Porda,” ungkapnya.

Menurut  Agus, Margono dan Abigail baru lolos 1 nomor lomba. Sementara di Porda  masing-maing di targetkan bisa mengikuti 2 nomor, yakni 5.000 dan 10.000 meter jalan cepat untuk Margono dan lari jarak jauh untuk Abigail.Sehingga mereka harus lolos mencapai batas waktu paling bagus pada kejuaraan resmi yang diselenggarakan PASI beberapa bulan mendatang, sekaligus sebagai ajang pemanasan dan mengukur kemampuan mereka.

“Keduanya akan mendapatkan jam latihan yang lebih banyak, dan kami yakin mereka bisa untuk Kota Cirebon. Saya sebagai manajer punya tugas yang cukup berat untuk memotivasi pelatih, atlet dan anggota kontingen atletik  lainnya demi mewujudkan semua yang diharapkan,”katanya.

Belum riil

Ketua Pengurus Cabang (Pengcab)  Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kota Cirebon, Andi Lie mengaku, hasil dari BK belum secara riil menggambarkan kekuatan atlet-atlet Kota Cirebon.  Mengingat banyak di antaranya yang belum maksimal dalam mengikuti latihan, karena terbentur dengan kegiatan-kegiatan mereka di luar sebagai atlet. Namun menjelang Porda akan dilaksanakan pemusatan latihan, agar kemampuan atlet bisa terus meningkat dan bermuara pada  hasil maksimal di Porda.

“Kami yakin bisa membawa pulang medali dari Porda 2018. Minimal atletik akan berusaha mempertahankan prestasi di Porda sebelumnya, dengan 1 emas dan 2 perak,” ucapnya.(Ali)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berkat Dukungan Orang Tua, Fatra Juarai Event Antar Pelajar

KESAMBI, (KC).- Berkat doa serta dukungan dari kedua orang tua, menjadikan semangat tersendiri bagi kalangan atlet saat berlaga disebuah ke...